• Surface Skin

Botox Rahang


Botox, adalah sebutan yang populer dari nama aslinya yaitu Botulinum Toxin yang merupakan hasil produksi dari bakteri Clostridium Botulinum. Lalu bagaimana cara kerja botox? Ternyata dengan memblokir sinyal dari syaraf ke otot tertentu yang difokuskan, sehingga bagian yang disuntik cairan botox tidak dapat bekerja. Ketika otot tersebut tidak bekerja, maka tidak menghasilkan garis-garis halus, kerutan, atau membengkak. Maka tak jarang jika kamu menemukan botox biasa digunakan untuk area dahi, garis senyum, rahang, dan juga di sekitar bawah mata.


Berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu adalah syarat mutlak sebelum melakukan proses botox, karena dokter yang mengetahui berapa dosis takaran terbaik untuk disuntikkan. Proses injeksi terbilang cukup cepat, hanya sekitar beberapa menit dengan jarum suntik yang sangat kecil. Dan walaupun mengandung kata “toxin” dan dihasilkan dari produksi bakteri, botox sudah melalui proses penyulingan agar menghilangkan kandungan racunnya. Botox juga sudah mendapatkan ijin dari FDA (Food and Drug Administration) sebagai solusi untuk mengatasi kondisi medis tertentu sejak tahun 1989. Kemudian mendapatkan persetujuan sebagai tujuan kosmetik diberikan pada tahun 2002.


Salah satu area yang biasa mendapatkan treatment botox adalah rahang, khususnya bagi kamu yang memiliki Bruxism atau kondisi menggertakkan gigi saat tidur. Bayangkan saat kamu tidur selama minimal 7 hingga 8 jam, otot rahang kamu bekerja karena terus menggertakkan gigi atas dan bawah tanpa sadar. Hal ini terjadi setiap hari, maka otot rahang kamu dapat membesar, dan disinilah treatment botox rahang hadir untuk membantu.


Suntikan botox akan difokuskan pada otot rahang yang bekerja saat malam hari, bisa dilihat gerakan ototnya saat kamu mengencangkan gigi seakan sedang mengunyah. Setelah proses penyuntikkan botox selesai, dalam beberapa hari, biasanya kisaran 7 hingga 14 hari akan terlihat hasilnya, rahang nampak mengecil. Kulit juga akan terlihat lebih kencang. Fungsi dari botox rahang tadi adalah untuk mematikan kinerja otot rahang. Pada sebagian orang, botox bisa memberikan efek samping, misalnya terasa sedikit sakit kepala atau nampak lebam di area kulit yang disuntikkan. Namun tak perlu khawatir, karena efek tersebut hanya berlangsung sementara saja.


Perawatan botox yang merogoh kocek hingga jutaan rupiah ini bisa bertahan selama tiga hingga enam bulan, kemudian hasilnya akan mulai memudar dan bentuk wajah berangsur kembali seperti semula. Maka dari itu, perawatan botox harus dilakukan lagi, dan memang dalam skala yang rutin jika kamu ingin mempertahankan bentuk wajah dan kulit sesuai yang didamba.


Semoga informasi tentang botox rahang yang baru saja diulas bisa memberikan pencerahan untuk kamu jika mungkin saja sedang penasaran. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan botox.


  • instagram (2)
  • facebook (1)
SURFACE SENDS LOVE TO YOUR INBOX

REFER YOUR FRIEND TO OUR

SURFACE CLUB MEMBERSHIP AND YOU

BOTH GET 100K OFF FOR HYDRADERM FACIAL!

SURFACE CLUB MEMBERSHIP

Surface Skin Habit LLC. All rights reserved 2020.